5+ contoh kumpulan Cerpen Singkat Cinta,remaja,Persahabatan,keluarga dan lucu

Apakah anda  tau apa itu  cerpen? Cerpen ialah sesuatu kisah pendek yang menceritakan suatu hal, peristiwa ataupun kejadian terdefinisi jelas. Cerpen kebiasaannya tak dibuat sembarangan, melainkan mempunyai ide basis atau topik sebelum menuangkan kedalam tulisan  Cerpen. cerpen ini bisa jadi telah lama diketahui dari ketika di bangku sekolahan. bisa jadi Anda masih ingat dulu jikalau guru Anda di sekolah mengajari atau memberitahukan materi tentang cerpen ini.
Anda pun tentunya masih ingat kaya gimana metode bikin cerpen yang baik serta benar Cerpen ini merupakan sesuatu bentuk dari prosa naratif yang fiktif. Isi dari cerpen ini lebih mengarah kepada kisah yang singkat, padat serta langsung to the point terhadap maksud yang ingin dituturkan. Cerpen kebiasaannya berisi cerita – cerita manusia berbentuk karangan yang menceritakan kehidupan biasanya . lazimnya fokus terhadap satu tokoh saja yang diceritakan.

Pengertian cerpen menurut pakar

  • Berikut ini ialah sebagian ulasan tentang cerpen dari para ahli.
  • Sumardjo serta Saini, cerpen merupakan sesuatu kisah yang tak benar – benar berlangsung terhadap dunia nyata serta ceritanya singkat serta pendek
  • Berdasarkan KBBI, cerpen ialah sesuatu tulisan tentang cerita yang pendek yang isinya tak melebihi dari 10 ribu kata, yang berisi tentang seorang tokoh.
  • Nugroho Notosusanto dalam Tarigan, kisah pendek atau yang biasa disingkat dengan kisah panjang yang tidak lebih dari 5 ribu atau melebihi 17 halaman dengan memakaikan spasi rangkap serta memusat terhadap satu orang
  •  Hendy, cerpen merupakan suatu tulisan yang tak terlampau panjag yang berisi cerita tunggal
  •  Aoh. KH,. cerpen atau kisah pendek ialah sesuatu bentuk cerita prosa yang pendekMenurut JS. Badudu, cerpen ialah sesuatu karangan kisah yang cuma berfokus terhadap satu kejadian saja
  •  H. B. Jarsin, cerirta pendek atau cerpen ini ialah suatu bentuk dari sesuatukarangan yang cukup lengkap yang terdiri dari 3 area yaitu perkenalan – pertikaian – penyelesaian

 

Menulis sesuatu cerpen amat dibutuhkan kemampuan menulis yang kreatif serta jelas saja saja Perihal ini tak dapat dipandang enteng Sama halnya layaknya Anda menulis makalahbuat blog atau website, tak sembarang orang dapat melakukannya Sesuai dengan namanya, cerpen atau kisah pendek sepertinya lebih memilih kalah terkenal ketimbang halnya Novel Padahal bila kita menatap sejarahnya, cerpen sudah adanya di Mesir serta diciptakan dalam lembar daun lontar yang diramalkan ditulis sekitar 3300 tahun sebelum Masehi Berarti sebetulnya cerpen sudah lebih dulu adanya sebelum novel. Lalu, kaya gimana metode menulis cerpen yang baik sehingga dapat menghasilkan satu karya serta diminati banyak orang?

Cara Menulis Cerpen Baik yang Baik dan benar

1. Tentukan topik cerpen

Apakah Anda menelusuri metode bikin cerpen singkat, metode menulis cerpen pembelajaran pribadi, misal cerpen yang baik serta benar, metode bikin cerpen remaja, bikin cerpen mengenai persahabatan, serta lain-lain, tersebutkan yang pertama ditentukan dulu topik cerpen yang akan ditulis
Dengan sudah ditentukan topik cerpen yang hendak ditulis, tersebutkan akan makin gampang dalam menulis cerpen. topik itu layaknya ruhnya dalam sesuatu tulisan. supaya tulisan makin terarah serta tak bertele-tele  , kadang topik itu tak sesuai dengan judul cerpen. Jadi, jangan dikata topik itu setara dengan judul. Kita banyak terjebak dalam stigma yang layaknya ini. topik kisah dapat tentangpercintaan, namun dapat dibuat judul cerpen mengarah ke persahabatan  Mau pilih mana? topik tentang percintaan, persahabatan, pengkhianatan, patah hati, kehidupan sehari-hari?

2. Tentukan tokoh serta karakter dalam cerita

Ini perlu, supaya ketika saat menulis cerita, tak terserang writer’s block. dapat jadi Perihal tersebut pasal tak tahu tentang tokoh serta karakter dalam kisahpasal tentunya, tokoh sertakarakter ini amat serius dalam sesuatu kisahdengan tidak keduanya, kisah itu akan berasa hampa  , tentukan nama tokoh yang keren gitu loh, yang gampang diingat, kalau dapat berkesan. Kalau malas memikirkan nama, banyak kok tersedia informasi tentang nama-nama keren di internet Selain itu, pikirkan pula watak antar tokoh tersebut. Perihal yang sesegera mungkin dikhawatirkan ialah jangan sampai bikin watak antar tokoh itu terlihat sama, pasal Perihal tersebut merupakan kesalahan fatal. Kalau watak antar tokoh terlihat sama, itu malah kisah tersebut terlihat membosankan  Maka dari itu, jangan lupa memikirkan tokoh serta karakter dalam kisahpasal mereka ialah bumbu serius dalam cerpen Anda .

3. Tentukan alur dalam cerita

menulis serta tips menulisCara menulis cerpen selanjutnya ialah mematokkan alur dalam kisah. Secara garis besar, alur kisah terbagi tiga yaitu, alur maju, alur mundur, serta alur maju mundur. Nah, kini pilihlah salah satu alur serta kembangkan didasarkan imajinasi Anda Alur manakah yang terbaik? jelas saja saja tak adanya jawaban yang tepat. tak adanya alur yang terbaik. Ini bergantung kaya gimana imajinasi Anda mengembangkannya. pasal tiap alur tersebut memiliki kelebihan ataupun kekurangan

4. Memilih sudut pandang cerita

Memilih sudut pandang dalam kisah itu serius banget dalam metode menulis cerpen. Setidaknya, adanya 4 jenis sudut pandang dalam kisah. Masing-masing mempunyai kelebihan sertakelemahan masing-masing. Selanjutnya, kaya gimana Anda mendevelop kisah dengan sudut pandang yang menarik
Tentunya dalam memilih sudut pandang ini bergantung dengan imajinasi Anda dalam mendevelop kisahpasal pengembangan sudut pandang juga amat mematokkan dalam cerita
Penggabungan tema, tokoh, watak, karakter, ditambah dengan sudut pandang yang menarik, bikin cerpen makin menarik buat dibaca. kaya gimana memilih sudut pandang yang menarik? sesungguhnya tak adanya aturan baku. Perihal tersebut sesuai dengan imajinasi Anda

5. Tentukan latar cerita

Apakah latar ceritanya Berposisi di sekolah, perpustakaan, tempat umum, taman bunga, gedung lama, rumah, serta lain-lain. sebagusnya tentukan latar kisah tersebut. serta juga, memberideskripsi singkat tentang latar kisah supaya kisah tersebut tampak hidup  Misal, latarnya ialah rumah tua. tersebutkan buatlah deskripsi singkatnya. layaknya ini, “Rumah tua dengan warna yang tampak usang. disamping itu, atap dari rumah tersebut tak lagi putih namun berupa merah. sebagian jendela rumah tersebut pecah. Lantainya penuh dengan debu, terlihat jelas kalau rumah ini tak pernah dirawat”  Setelah berikan penjelasan tentang latarnya sedikit, tersebutkan awalilah dengan adegan. Perihal tersebut dapat meningkatkan semangat pembaca buat terus membaca kisah Anda. Oh ya, usahakan dalam memilih latar kisah ialah latar yang umum, maknanya hampir beberapa besar pembaca tahu latar tersebut. Perihal tersebut bertujuan supaya si pembaca langsung mengerti. Kecuali Anda ahli dalam mendeskripsikan latar cerita

6. Buatlah paragraf pertama yang menarik

Memang tak dipungkiri lagi, paragraf pertama tuh mematokkan banget dalam cerita, baik itu kisah novel ataupun cerpen. pasal paragraf pertama yang menarik, akan bikin si pembaca akan terus membaca kisah sampai akhir  Ada sebagian metode sih bikin paragraf pertama yang menarik. Namun, metode bikin pembukaan cerpen yang menarik kebiasaannya memakaikan deskripsi kejadian yang dapat bikin si pembaca bertanya-tanya. Sehingga pembaca terus membaca pasal sudah penasaran , adanya juga bikin paragraf pertama dengan memulai aksi/konflik. Misal, dari awal kisah telah diceritakan kalau si cewek menatap pacarnya yang telah dipacari nya tiga tahun lebih, selingkuh di depan matanya. Ternyata, cowoknya selingkuh dengan sahabatnya sendiri. Begitu sakit hati si cewek menatap kebenaran tersebut.

7. Buatlah ending yang menyentuh

Agar tulisan Anda terus diingat pembaca, salah satu metodenya ialah dengan bikin ending yang menyentuh. Kalau bisa, dapat bikin si pembaca berkaca-kaca atau bahkan menangis
Setidaknya, adanya tiga kategori ending dalam kisahadanya happy ending, sad ending, serta cliffhanger. Ketiganya mempunyai kelebihan serta kelemahan masing-masing. Andalah mendevelop ending tersebut sesuai imajinasi Ada Banyak sih orang yang memilih happy ending. Tapi, sad ending tuh sepertinya bagus deh. terlebih jika dapat bikin si pembaca menangis sedih. Cliffhanger juga mantap banget deh, bikin si pembaca senantiasa menunggu kelanjutan dari kisah yang Anda buat.

8. Buatlah pesan dari cerita

Jangan bikin kisah dengan tidak adanya pesan di dalamnya. metode menulis cerpen yang baik serta menarik ialah dengan bikin pesan dalam kisah tersebut. Baik itu pesan tersirat ataupuntersurat. keseringan dari kisah fiksi sih pesan tersirat Karena pesan merupakan batang dari kisahbila pesan yang dituturkan bagus, serta si pembaca menangkap pesan Anda, akan menaikkan nilai mutu dari kisah Anda. serta juga, pesan tersebut dapat menaikkan aura pembaca tentang kisah Anda .

Ciri Ciri unsur teknikal Cerpen  :

 

  • alur Cerita atau kisah yang dimiliki cerpen lebih memilih lebih singkat dibandingkan novel .
  • Jumlah kata kata yang dimiliki sesuatu cerpen tak melebihi 10 ribu kata dalam satu kali cerita.
  • Ide pokok atau inspirasi dari kisah dalam cerpen ini kadang berasal dari pembelajaran serta kehidupan sehari – hari.
  •  Cerpen cuma menceritakan seorang tokoh saja, tak seluruh tokoh diceritakan.
  •  Di dalam cerpen senantiasa seorang tokoh diceritakan sedang merasakan problem hingga melaksanakan penyelesaiannya .
  • Kata yang dipakai dalam cerpen tersebut lebih memilih lebih sederhana serta gampang dimengerti oleh pembaca.
  • Cerpen memberitahukan sesuatu aura yang teramat dalam sehingga pembaca pun bisa ikut merasakannya Hanya tertulis satu buah kejadian saja yang dipaparkan .
  • Alur ceritanya cuma tunggal serta tak berubah.
  • Penggambaran para tokoh dalam kisah tersebut sederhana singkat tak terlampau detail.

 

Intrinsic dari cerpen.

topik ini ialah inti pokok yang akan di ceritakan dalam sesuatu cerita Alur atau plot yang jelas alur atau ployt ini ialah jalan dari sesuatu kisah. Alur ini adanya sebagianjenisnya, yakni alur maju, alur mundur serta alur campuran Setting, maksudnya area penjelasan tentang waktu, tempat serta juga suasana yang terjadi Tokoh, tokoh ini ialah sosok yang diceritakan dalam sesuatu karangantokoh. adanya sebagian jenis, yakni tokoh baik, tokoh jahat serta tokoh netral Penokohan, penokohan ini ialah suatu bentuk penggambaran tokoh beserta dengan sifat – sifat yang dimiliki masng – masing. Dalam penokohan ini adanya dua metode buat mematokkan penokohan. Yakni melewati cara analitik serta cara dramatic.

cara analitik ialah suatu cara penokohan yang dijelaskan secara langsung. Misalkan dia ialah ank yang pemberani, rajin serta pandai. cara dramatik ialah suatu cara penokohan yang dijelaskan secara takangsung. Pemaparannya dapat melewati penggambaran habit atau metode berpakaian Sudut pandang, merupakan suatu bentuk metode pandang si pembuat kisah pendek.

 

Sudut Pandang Cerpen

Contohnya, hari minggu saya pergi ke pasar, membeli sebagian bahan masakan buat ibu di rumah dalam rangka menyambut tamu spesialku yakni sahabat karibku Sudut pandang orang pertama pelaku sampingan ( maksudnya, tokoh yang bernama saya bukanlah pemeran utama, melainkan sebagai seorang yang adanya tetapi tak begitu di fokuskan). misalnya Lusa saya serta teman – teman berangkat study tour ke sebagian kota yang adanya di indonesia. Kami seluruh amat bahagia dapat meluangkan masa bersama. Namun saya serta satu temanku merasakan keletihan sehingga kami jatuh sakit. Temanku yang bernama Ratih ia merasakan kekurangan darah sehingga ia merasakan pusing serta mual lebih sakti sekali dari aku Sudut pandang orang ketiga serbatahu ( pembuat kisahmenceritakan tokoh bernama dia dengan amat detail sekali). Contohnya, dia ialah salah seorang anak orang kaya yang adanya di indonesia, orang tuanya populer di seantero jagat raya ini. Banyak sekali yang ingin menjadi teman dekatnya di sekolah. Namun ia terlampau sombong serta suka memilih – milih teman Sudut pandang orang ketia pengamat ( maksudnya, pembuat kisah haya menjelaskan apakah yang dilakukan, apakah yang dialami, apakah yang diasumsikan oleh tokoh dia serta terbatas cuma berfokus terhadap satu orang saja. Contohnya, sayatidak tahu apakah yang sesungguhnya berlangsung padanya, ia sebagian akhir ini memanglah terlihat murung serta senantiasa bersedih. jelas jelas kemarin terdengar kabar jikalau kucing kesayangannya mati. Kucing yang ia miliki dari ketika umur masih kecil.

 

Berikut referensi Cerpen :

Contoh Cerpen Tentang Persahabatan (Silvy my best friend)

Silvy dan Raina adalah sahabat akrab. Mereka sudah duduk di bangku kelas tiga sekolah dasar. Mereka berdekolah di SDIT YAPIDH. Pada suatu hari, Silvy jatuh sakit. Tetap, saudara, kerebat-kerabatnya, dan semua teman-temannya, mereka semua tidak bisa datang ke rumah sakit. Hanya Ayah, Ibu, dan kakaknya yang bisa menjenguknya. Tapi, Raina dan keluarganya tidak ingin mengikuti acara keluarga. Mereka. Mereka ingin menjenguk Silvy.“Maaf, mbak. Saya ingin bertanya dimana, ya kamar anak perempuan yang bernama Silvya Khairunnisa Salsabila?” Tanya ayah Raina setibanya dii rumah sakit untuk menjenguk Slvy. “Oh, Siylvia Khairunnisa Salsabla, ya? Lanta dua, belok kiri kamar nomor 250. Oh, iya. Dia di kamar VIP” jawab mbak itu. “Oh, makasih, ya mbak!”Ucap Ibu Raina singkat.
Mereka pun menaiki LIFT untuk menuju kamar nomor 250 VIP. TOK..tok..tok…, suara pintu diktuk terdengar kencang. “Assalamu’alaikumm…” Salam Ayah . Lalu, ada yang membukakan pintu. Ternyata, itu Ibunya Silvy. “Wa’alaikum salam…” jawab Ibunya Silvy. “Ehn keluarganya Raina, ya? Ayo masuk!” Ajak Ibunya Silvy. Mereka pun masuk ke dalam kamar. Lalu, Ibunya Raina pun menaruh dua keranjang buah. “Terima kasih, ya kalian sudah mau menjengukku” ucap Silvy terharu.

Contoh cerpen tentang keluarga (mamahku yang terbaik)

Semua orang pasti akan pergi tidak membawa dunia ini, hanyalah masa yang lain hal diberikan Allah kepada kita. Andai saya dapat meminta serta memohon kepada Allah bisa jadi semuanya tidak akan menjadi layaknya ini. Apalah daya seorang manusia cuma dapat memohon serta bersabar terhadap takdir yang diberikan Allah. Rasanya begitu sadis takdir yang sudah diberikan padaku namun seluruh ini sesegera mungkin diterima serta pasal inilah yang terbaik. “ Allah akan senantiasa membagikan yang terbaik buat orang yang senantiasa berupaya mengejar yang terbaik”. Air mata menjadi sahabatku sehari-hari rasanya susah buat tak meneteskan air mata. tidak adanya seorang pun yang tahu kaya gimana keluh kesahku tiap hari cuma Allah lah yang tahu serta mengerti perasan ini meski tanpaku bercerita Allah pasti tau apakah yang sedang kuhadapi serta kurasakan pasal Allah lah yang menciptakanku. seluruh yang pernah terbayang dalam ingatan serta seluruh yang ditakuti bisa jadi akan datang terhadap suatu masa tetapi entah kapan masa itu tiba. Rasanya dengan membayangkannya saja semua badan telah menggigil serta bulu kunduk pun merinding. Namun senantiasa mencoba buat menguatkan terhadap tekadku jikalau masa itu pasti akan datang cuma tinggal menunggu masa. saya sesegera mungkin kuat melaluinya jelas saja sesegera mungkin ikhlas serta sabar menerimanya meskipun itu amat berat bagi hidupku. Membayangkannya pun telah berjaAllah air mata kaya gimana jika itu ialah kenyataan, sungguh susah buat kupikirkan
Hampir setiap malam senantiasa ditemani dengan bayang-bayang itu tidak pernah lenyap dalam pikiranku, berat sekali tidak membawa bayangan itu tiap kali ingin dihilangkan tapi makin dekat bayangan itu. Seakan-akan Allah sudah membagikan isyarat supaya saya sesegera mungkin dapat melewati hari-hari itu. terhadap suatu malam saya berkata terhadap Allah “Bila jelas jelas itu yang terbaik tersebutkan siap buat menunggu masa itu tiba”. jika masanya tiba berikanlah ketegaran serta ketabahan padaku, adikku, keluargaku, serta seluruh orang yang menyayanginya serta memberi tempat disisiMu dan pertemukanku lagi dengannya disuatu masa yang lebih indah
Bayangan itu bukan cuma miliku saja, tapi juga papah serta semua keluarga kami, bisa jadi apakah yang saya rasakan akan juga lebih dirasakan oleh papah. Namun, semuanya itu tidak pernah didiskusikan bisa jadi setara halnya denganku cuma terhadap Allah lah kami seluruh mengadu serta berkeluh kesah. Dibalik seluruh senyum serta tawa yang dirasakan senantiasa terselip sedih yang tertutupi oleh senyum manis pasal tidak ingin seluruh orang tahu apakah yang sedang dirasakan cukuplah Allah yang tahu serta tidak ingin bikin orang lain was was akan keadaanku
Adikku masih amat kecil serta belum mengerti apa-apa juga terlampau kecil buat sesegera mungkin dapat mendapat seluruh ini. Kala itu adikku berusia 4 tahun, belum pantas seluruh itu sesegera mungkin diterima serta ditanggung oleh adikku yang masih berpikiran polos. Seharusnya waktu-waktu itu menjadi masa yang diisi dengan bermain serta bersenang-senang, tapi seluruh keluarga sibuk dengan Perihal lain serta tidak adanya masa untuknya  Keadaannya makin merosot bahkan sampai buat bernafas pun susah serta terlihat begitu pucat serta lemah .

“ Fi, sepertinya kini sesegera mungkin cepat-cepat ke rumah sakit” Kata ayah yang begitu panik menatap keadaannya
“Iaia…. kini sesegera mungkin laju diangkut ke rumah sakit terdekat saja dulu menatap keadaannya layaknya itu”Jawabku. bersetara dengan kebingungan
“KaKaKamau. kemana? Nanti setara siapa dirumah?” Kata Kiki,adikku
“De tunggu dirumah jangan kemana-mana kami mau ke rumah sakit, jangan ikut” Kataku bersetara dengan membujuk
“Tapi Ka dirumah setara siapa, takuttakuttakut. hantu. Ki ikut aja ya Ka?”“Gak, tunggu aja dirumah, biar nanti kakak yang akan mengunci dari luar diam aja dirumah nonton tv jangan takut gak akan adanya hantu percaya setara kakak”

Seluruh keluarga kumpul di rumah sakit serta begitu mencemaskannya pasal menatap keadaannya yang tak baik tabung oksigen sudah terpasang serta selang infus pun membagikan kekutan kepadanya. Rumah sakit telah tak dapat lagi buat menanganinya serta saat itu juga sesegera mungkin diangkut ke Rumah Sakit Hasan Sadikin

“Pah…Fi ikut ya?” Kataku bersetara dengan meneteskan air mata pasal was was dengan keadaannya
“Jangan,jaga adikmu saja serta jangan lupa berdoa terus biar keadannya membaik” Jawab papah yang sedang duduk di ambulan

“Tapi…tapi…pelis, kali ini aja tolong izinin Fi ikut?”

“ Gak Fi, papah gak dapat tolong kamu mengerti…”

“Ia Fi mengerti, tolong jaga mamah baik-baik ya Pah”

Secara seketika mamah yang sedang berbaring di mobil ambulan berkata padaku meskipun dengan terbata-bata

“Fi…Fi…”
“Mamah…mamahharus. kuat, yang sabar ya mah Fi tunggu dirumah”Kataku. bersetara dengan merangkul mamah
“ Baik-baik ya serta jaga adikmu mamah mau pergi”. Jawab mamah yang terlihat begitu susah buat berbicara pasal tertutupi oleh alat-alat yang terpasang dimulutnya
“Fi, Kami berangkat dulu jaga dirimu baik-baik serta juga adikmu” Kata Papah bersetara dengan mengcover pintu ambulan
Sirine ambulan berbunyi serta perlahan tidak membawa rumah sakit, rasanya saya ingin berlari mengejar mobil ambulan itu serta ikut buat mendampingi mamah. saya terdiam sebentar dihalaman rumah sakit melihat rumput-rumput bersetara dengan termenung. menatap kondisi layaknya barusan serta menatap keadaan mamah yang begitu tidak kuat serta amat mengkhawatirkanku dan selelu kuingat pesannya “Baik-baik ya serta jaga adikmu” membuatku merasa begitu mempunyai tanggung jawab yang besar pada adikku
Semuanya akan kulakukan demi adikku, apapun itu akan kuberikan seluruh kebahagiaan kepada adikku. Kebahagiaan yang bisa jadi belum banyak dirasakan Kiki dari mamah akan saya gantikan. Tetes air mata telah tidak mapu lagi buat kupertahankan perlahan membasahi wajahku yang sedang terlihat kusut. tetapi tidak ingin jika dihadapan adikku wajah ini terlihat sedih biarkan hati yang bersedih
“ Ka, gimana mamah?”Kata adikku
“Mamah baik-baik aja kok, cuma mau Kendalikan aja biasa check up” Kataku bersetara dengan meyakinkan
Maafkan kakak…maaf telah membohongimu ini seluruh kakak laksanakan demi kamu. Kataku dalam hati bersetara dengan melihat kosong terhadap layar televisi
“Kapan Ka, mamah pulang?”

“Sebentar lagi juga pulang kalau kondisinya telah membaik, kita sesegera mungkin berdoa untuk mamah biar semuanya baik-baik aja” Jawabku bersetara dengan menahan air mata
Tak henti-hentinya kupanjatkan doa buat mamah, supaya dapat pulang serta bugar lagi layaknya dulu
Kring…kring…kring…telepon. berbunyi serta pukul menunjukan jam 1915. WIB. Ketika telepon berbunyi rasanya hati ini begitu berdegup kencang pasal bisa jadi itu telepon dari rumah sakit yang membagikan kabar. apa itu kabar baik maupun kabar buruk saya pun tak tahu serta berat sekali buat dapat mengangkat telepon dimalam itu. Perlahan telepon itu kuangkat,

“Hallo…”. Kataku sedikit canggung dengan terbata-bata
“tuttuttut…tak. adanya panggilan serta terputus
Sejenak kuberpikir serta terus bertanya-tanya terhadap diri sendiri, siapa yang nelpon barusan? adanya apa? Kenapa putus?

Mungkinkah itu pertanda buruk atau hanyalah orang iseng ntah lah…
Tiba-tiba, Bibi serta saudara-saudaraku datang dengan terburu-buru menghampiri dengan wajah yang tegang serta penuh dengan kesedihan. Hatiku pun mulai bisa menafsirkan” bisa jadi inilah waktunya”

“Fi, sabar ya nak yang tabah” Bibi berbisik padaku bersetara dengan meneteskan air mata, seraya merangkulku iba
“Kenapa Bi?…Mamah. kenapa?” Tanyaku sendu
Tak adanya jawaban sepatah kata pun cuma yang dilaksanakan merangkul serta memelukku. Baju yang kupakai tiba-tiba basah dengan tumpahan tetesan air matanya, tapi masih belum mengerti apakah yang terjadi
“Bi…kenapa?”

“Apa kondisinya makin kritis” Desakku panik
“Kaka…kenapa. bibi serta semuanya terhadap nangis ka?” Kata adikku yang berpikiran polos serta tidak mengerti
“Kalian yang sabar ya, mamah telah sampai terhadap masanya Fi” Jawab bibi dengan terbata-bata bersetara dengan memeluk erat tubuhku
“Barusan adanya telepon dari papahmu, kondisinya amat merosot serta sampai akhirnya…”. Kata Paman meyakinkanku
Aku pun langsung teriak sekencang-kencangnya memanggil mamah…mamah…mamah…. jangan pergi jangan tinggalin Fi jangan tinggalin kita seluruh mamah…mamah…
Allah begitu jahat padaku, mengapa sesegera mungkin kini masa itu tiba. saya pun masih belum dapat mendapat seluruh kondisi ini. saya merasa amat marah terhadap Allah serta begitu kecewa
Aku menangis serta tidak sadarkan diri, seluruh ini jelas jelas amat susah untukku terima. Usiaku yang masih beranjak remaja telah sesegera mungkin mendapat semuai ini. umur yang seharusnya layaknya remaja lainnya yang tiap hari bermain serta bersenang-senang tetapi itu seluruh tak pernah saya rasakan. Bahkan saya sesegera mungkin rela buat melawan hari-hariku dengan tidak seorang mamah yang begitu menyayangiku, baik serta senantiasa mengerti apakah yang kurasakan
Sirine ambulan pun perlahan-lahan mendekati pekarangan rumahku, banyak orang yang berdatangan kerumah. tapi saya masih belum sepenuhnya tersadar serta masih berasa Berposisi dalam mimpi
“Fi…Fi…”: Papah turun dari ambulance serta langsung menghampiriku bersetara dengan menangis tersendu-sendu
Sekarang saya tidak bermimpi, kini masa itu telah tiba. seluruh ini sesegera mungkin saya terima layaknya janjiku terhadap Allah kalau saya akan dapat serta dapat melawan seluruh ini serta akan ikhlas menerimanya. terhadap saat masa itu tiba saya nyatanya tidak dapat menduduki janji tersebut. saya justru membenci Allah, seolah-olah Allah tidak menyayangiku serta Allah tak adil terhadapku
Allah tak adil…Katanya Allah akan senantiasa menyanyangi, tetapi kenapa Allah hari ini mengambil mamah yang amat saya sayang
“ Pah…Allah jahat telah mengambil mamah” Kataku dengan wajah yang dipenuhi air mata
“ Sabar nak bisa jadi ini berat untuk kamu, tetapi papah yakin kamu pasti kuat pasal kamu terlahir bukan papah ajarkan buat menjadi perempuan yang tidak kuat serta Allah pun sudah menjadikanmu buat kuat dengan seluruh cobaanNya. Jangankan kamu, sesungguhnya papah juga amat berat dalam melawan seluruh ini terlebih jika kamu serta adikmu yang masih kecil buat dapat mengerti serta mendapat kondisi layaknya ini. Yakinlah bisa jadi ini yang terbaik buat kita yang diberikan Allah” Kata Papah yang terus menenengkanku supaya dapat meneriama seluruh godaan ini
“ Tidak…Allah jahat setara Fi kalau Allah baik bisa jadi tak akan mengambil mamah” Kataku yang masih belum dapat menerimanya
“ Fi…sayang jangan pernah bilang layaknya itu lagi ya? Itu gak baik sayang” Jawab Papah yang terus mencoba menenangkan hatiku
Tak henti-hentinya saya menangis ketika menatap mamah yang terkujur kaku Berposisi tepat dihadapanku. Rasanya layaknya mimpi, bila ini jelas jelas mimpi tolong bangunkan saya dari tidur pasal saya merasa tak sanggup. Kucubit pipi serta tanganku nyatanya saat ini bukan sedang bermimpi tapi ini ialah nyata
Semua yang pernah kubayangkan serta seluruh yang kutakuti hari ini, malam ini menjadi kenyataan. Hampir tiap saat ketika saya ingat mamah serta menatap lagi mamah saya senantiasa tidak sadarkan diri sampai semua keluargaku amat mencemaskaan keadaanku
Adikku Berposisi dipangkuan bibi, terlihat begitu polosnya serta masih belum mengerti meskipun sesekali menangis
“Ka…Ka… bangun…bangun…jangan tinggalin dede” Kata adikku yang melihatku yang terus-menerus tidak sadarkan diri
Adikku belum mengerti serta paham apakah yang sedang berlangsung bisa jadi yang adanya dalam pikirannya mamah cuma sedang tidur yang suatu saat nanti pasti akan bangun. susah buat menjelaskannya pasal jelas jelas dia masih amat kecil
Hampir semalaman saya tak tidur serta terus-menerus melihat mamah, berkeinginan ketika itu adanya mukzijat yang diberikan Allah buat mamah supaya dapat terbangun lagi
“Fi…ayo kuatin badan kamu sesegera mungkin kuat supaya dapat ikut ke pemakaman serta kini ayo kita ikut memandikan pasal saat inilah Perihal terakhir yang dapat kamu laksanakan dalam hidupmu jangan sampai menyesal nantinya” Kata Bibi bersetara dengan membujukku
“Ia…Fi pasti kuat insya Allah” Jawabku bersetara dengan menangis
Fi pun turun kebawah serta langsung ikut memandikan mamah, bisa jadi ini ialah hari terakhirku buat dapat menatap mamah serta dapat memandikannya. meskipun dengan berjaAllah air mata tetapi saya berupaya buat kuat sedangkan badan ini begitu lemas. pasal tidak ingin kelak penyesalanku akan senantiasa hadir sepanjang hidup. saya mencoba membasuhi dengan air terhadap badan mamah yang terlihat seakan sedang senyum kepadaku. Wajahnya begitu bersinar serta bercahaya melihatnya layaknya bidadari
Pagi itu jam 0830. WIB mamah akan dimakamkan di pemakaman Pagaden tepatnya dipinggir makam adikku yang mati dari ketika baru dilahirkan bisa jadi ia yang sudah menantikannya di Surga. Begitu banyak orang yang mengantarkan mamah semua keluarga, tetangga bahkan teman-teman sekolah serta guru pun semuanya hadir
Adikku senantiasa digendong oleh bibi serta masih belum mengerti tapi lain hal denganku yang tidak henti-hentinya menangis bahkan jatuh pingsan. Begitupun papah yang tidak henti-hentinya menitikan air mata serta senantiasa berupaya buat kuat dihadapanku serta semua orang yang hadir dipemakaman
Semua orang yang hadir satu- persatu menghampiriku begitupun teman serta guru-guruku
“ Fi…sabar ya, kita seluruh akan senantiasa adanya untukmu jangan lupa berdoa serta semoga mamah kamu ditempatkan disisiNYA serta diampuni segala dosa-dosanya”. Itulah kata-kata yang hari itu senantiasa kudengar, mendengar ucapan itu bikin tubuhku berasa tidak kuat serta jatuh pingsan. Entah yang keberapa kali saya tidak sadarkan diri
Saat pemakaman sungguh ini amat berat buat saya hadapi menatap mamah yang perlahan dimasukan keliang lahat serta sedikit demi sedikit tanah dimasukan buat menimbun mamah sampai akhirnya mamah tertutupi oleh tanah yang menguburnya serta saya pun telah tidak dapat lagi intuk melihatnya. buat dapat menatap wajahnya lagi bisa jadi cuma dalan mimpi serta foto yang akan senantiasa saya simpan serta kenang sepanjang hidupku ini
Selamat tinggal mamah…Semoga amal serta ibadahnya diterima olehMu Aku akan senantiasa mendoakanmu Walaupun Allah sudah memisahkan kita

Selamaya akan saya kenang serta tidak akan pernah hilang
Hari pertama kulalui dengan tidak mamah, meskipun mamah kerap meninggalkanku pasal sesegera mungkin tidur di rumah sakit, tapi hari ini rasanya amat lain hal bisa jadi bila dulu tak adanya mamah dirumah, tetapi masih dapat pergi ke rumah sakit buat melihatnya
Tetapi sekarang…semuanya. sudah berakhir tidak akan adanya lagi yang layaknya dulu
“Ka…Pah…mana mamah? Ke Rumah sakit lagi ya?” Tanya adikku
Kami berdua saling bertatapan, apakah yang sesegera mungkin dijelaskan terhadap adikku. saya pun dengan mata yang berkaca-kaca serta menutupi kesedihanku tidak sanggup buat mendengar itu semua
“ Ia, mamah lagi di rumah sakit, tetapi kita masih belum dapat kesana” Jawab papah yang membohongi adikku
Harus sampai kapan layaknya ini, bisa jadi cuma menunggu adikku besar serta mengerti dengan sendirinya. Berat sekali melewati hari-hari ini dengan tidak sosok mamah tidak layaknya dahulu dengan tidak semangat serta begitu rapuh
Sebelum melahirkan adikku, telah sakit-sakitan banyak dokter serta rumah sakit yang menanganinya, tapi sampai saat itu tak adanya dokter yang merampungkan apakah penyakitnya. beberapa dokter menyebutkan mamah terserang penyakit jantung bahkan telah divonis cuma dapat bertahan sepanjang 4 tahun lagi, tapi papah tidak pernah berikan tahuku kalau mamah telah divonis oleh dokter. Itu seluruh cuma dikenal oleh papah serta keluarga besarku. Papah tidak ingin berikan tahuku dengan sebab mengapa cuma pasal saya masih kecil serta tidak mengerti apa-apa. Juga ini hanyalah vonis dari dokter yang semuanya belum jelas saja benar pasal semuanya adanya terhadap tangan yang Maha Kuasa
Mamah telah begitu sabar mendapat seluruh godaan yang sudah diberika Allah mamah senantiasa menghadapinya dengan kuat wealaupun sesegera mungkin bolak-balik ke rumah sakit. bisa jadi itu seluruh juga dilakukannya supaya dapat terus adanya disampingku serta keluargaku. seluruh penyembuhan telah diberikan secara maksimal kepada mamah buat dapat menghadapi penyakitnya. Dengan doa serta semangat mamah buat dapat sembuh vonis dokter pun dapat dilaluinya juga pasal kekutan terbesar adanya terhadap Allah serta doa yang senantiasa dipanjatkan. Akhirnya mamah dapat bertahan sepanjang 7 tahun dari vonis dokter 4 tahun
“Allah, mengapa yang diambil bukan saya saja?”

“Mengapa sesegera mungkin mamah?”

“Adikku, papahku masih membutuhkannya…”

Itulah yang kupikirkan bila sedang melamun sendirian, tapi rasanya begitu bodoh bila saya senantiasa menyalahkan Allah serta itu juga bermakna saya tak dapat mendapat takdir Allah. saya sesegera mungkin ingat apakah yang disebut oleh papah “Ini seluruh yang terbaik untuk mamah, pasal Allah senantiasa membagikan yang terbaik”. saya pun mulai beranalogi bila mamah dibiarkan hidup tapi tiap harinya mengalami kesakitan, rasanya saya pun tak tega melihatnya. bisa jadi dengan jalan layaknya ini, bisa jadi mamah akan merasa lebih baik lagi. Allah maafkan saya yang senantiasa menyalahkanMu serta takdirMu. Saat ini saya akan berupaya buat mendapat semuanya serta mencoba mengiklahskan apakah yang berlangsung padaku…

Allah kuserahkan sepenuhnya mamahku…

Terimaksih kau sudah mengirimkannya

 

Contoh cerpen Cinta  (ohh guruku)

Diana sedang ngantri di kantin, tiba- tiba,” Dianaaaaa…jangan lupa pesanan gue.”teriak Dina, Diana yang lagi ngantri terkejut, “ Bising lo ach.. lo gak liat nich lagi antri? Cepetan pak.. lama amat sich? Ujar Diana sama penjual bakso langganan mereka. “Nich, bakso loh cerewet.”ujar Diana, “Bukan cerewet, tapi gue udah lapar…”ujar Dina, “Udah sukur gue ngantri disana, kalo gak mana muat badan lo untuk antri bakso di tempat sesempit itu?” Ujar Diana. “ Udah- udah.. gak baik marah- marah di depan makanan.”Ujar Putri.
Diana, Putri, dan Dina emang sahabat dari kelas 1, sekarang mereka semua sudah duduk di bangku kelas 3, kemanapun mereka selalu bertiga gak hanya di sekolah 3 sahabat itu pun tetap ketemuan diluar jam sekolah.”Diana… pulang bareng yuk?ujar Fariz, Diana yang lagi ngobrol bareng 2 sahabatnya itu pun menoleh, “Elo Riz.. hmmm.. gimana ya? Gue udah ada janji ma mereka mau pulang bareng.”Ujar Diana, “Ooo..gitu ya? Jadi kapan nich kita bisa pulang bareng?” tanya Fariz, “Kapan- kapan dech ok? Aku duluan ya, Dach….”Ujar Diana sambil berlari, “Diana…..”Panggil Fariz tapi Diana hanya melambaikan tangannya.”Tega lu ya? Fariz kan udah lama ngincer lo?masa’ lo gak pernah kasih dia harapan sekali aja?” Tanya Dina, “Justru itu gue gak mau kasih dia harapan, ntar gak sesuai dengan kenyataan yang dia mau kan berabe urusannya?”Ujar Diana, “Awas ntar lo kena pelet ma dia gara- gara lo gak pernah terima dia.”Ujar Dina, “Dina… Dina, hari gini masih percaya begituan?ujar Diana sambil berlalu meninggalkan dua sahabatnya.
Keesokan harinya di kelas, ”Diana, lo udah denger gossip baru belom?”Tanya Putri, “Gosip apaan?”Tanya Diana, “Pak Khairudin guru matematika kita ngundurin diri dari sekolah.”Ujar Putri, “Ngundurin diri? Masa sich? Guru sekiller dia ninggalin sekolah ini? Apa dia juga mau ninggalin gue murid yang paling seneng dia hukum? Tanya Diana, “Diana… Diana… di hukum koq malah bangga sich?”Tanya Putri,”Tauk nich Diana, aneh.”Ujar Dina sambil mengunyah makanannya, “Aneh apaan? Lo tuh yang aneh, kerjanya Cuma makan melulu.”Ujar Diana, tiba- tiba suasana kelas mulai gaduh, “Dia udah datang….. dia udah datang….”teriak Fariz, “Siapa? Siapa yang datang?”Tanya Diana yang juga ikut panik. Tiba- tiba,”Selamat pagi anak- anak… perkenalkan guru baru kalian Pak Raihan, beliau akan mengajar Matematika menggantikan pak Khairudin.”Ujar pak Kepsek, para siswa tersenyum- senyum melihat Pak Raihan, “Selamat pagi… nama saya Raihan, saya akan menggantikan pak Khairudin, jadi mulai sekarang saya akan mengajar Matematika, senang berkenalan dengan kalian.”Ujar Pak Raihan.

Pak Raihan usianya sekitar 25 tahun, masih muda tapi kalau dilihat dari tampangnya yang berkacamata terlihat seperti usia 30 tahun.”Gimana menurut lo? Tanya Putri, “Gimana apanya? Tanya Diana, “Pak Raihan ganteng gak?”Tanya Putri, “Ganteng? Kolot begitu lo bilang ganteng?” Tanya Diana sambil memegang kening Putri, “Apaan sich lo? Lo pikir gue sakit?tanya Putri, “Abis.. Pak Raihan lo bilang ganteng, aneh.” Ujar Diana.
Buat Diana siapapun gurunya, mau ganteng mau jelek tetap aja Matematika adalah musuhnya, musuh bebuyutan Diana dari SD sampai sekarang, makanya Nilai Matematika Diana gak pernah lepas dari angka 6 atau 7, angka 7 itupun di dapat Diana kalau dia mengerjakan PR atau tugas tambahan dari gurunya.”Matematika….i hate you…..Pak Raihan…. I hate you…..”teriak Diana di kamarnya, “Diana…. Sudah malam tidur, jangan teriak- teriak kayak orang gila..”kata Mama, Diana langsung menarik selimutnyasampai kepala, tiba- tiba…”Aduh.. besok kan ada PR Matematika? Gawat… gimana nich? Mana mataku gak bisa di ajak kompromi lagi.Kerjain… enggak… kerjain… enggak… aduh… gimana yach?Diana pun mengambil Hpnya dan meng sms Putri, ini isi Sms Diana:”PUTRI…SAHABATKU YANG BAIK… AKU LUPA BUAT PR MM NICH.. MANA MATA UDAH NGANTUK,BESOK AKU PINJAM BUKU PR NYA YA, PUTRI BAIK DECH, THX.” Setelah sms Putri, Diana pun tertidur.

Pagi ini di kelas Diana sedang sibuk ngerjain PR nya nyontek punya Putri,”Diana… Diana… kebiasaan lo gak hilang- hilang ya?”Tanya Putri, Diana hanya tersenyum, “Ntar aja ceramahnya, tungggu aku selesai ngerjain tugas oke?”ujar Diana, Putri hanya geleng- geleng kepala ngeliat tingkah sahabatnya.Diana tidak menyadari bahwa Pak Raihan sedang mengawasinya dari jendela.Pak Raihan langsung mendatangi meja putri, “Sudah selesai tugasnya?” Tanya Pak Raihan, “Belom… berisik amat sich lo, sabar kenapa sich.. pak Raihan masih jauh kan?”Tanya Diana yang gak sadar kalo pak Raihan ada di sampingnya.”Ehm…”ujar Pak Raihan, Diana masih asyik denga tugasnya, “Ehm…” ujar Pak Raihan lagi, “Lo batuk ya? Batuk lo kayak suara cowok.” Ujar Diana, “Diana… berdiri di lapangan upacara sekarang.”Ujar Pak Raihan, Diana terperangah, “Pppak Raihan…….Bbbaik pak..”Ujar Diana sambil berlari keluar kelas, dan yang lain tertawa melihat tingkah Diana.

Pulang sekolah, “Sial banget gue hari ini, Siallllllllllllllll………….”teriak Diana, “Jangan teriak di jalan, kamu belum gila kan?”Ujar pak Raihan sambil menjalankan sepeda motornya meninggalkan Diana dan teman- temannya, Diana yang terkejut hampir jatuh tersungkur untung Putri cepat menangkap tangan Diana kalo enggak di jamin baju Diana akan berganti warna coklat karena di depan mereka ada lumpur bekas hujan kemarin.”Siallllll….dasar guru brengsek.” Teriak Diana, “Husst… gak boleh begitu, biar gimanapun pak Raihan tetap guru kita.” Ujar Putri.”Ngomong- ngomong Dina mana ya? Koq dia gak kelihatan? Tanya Putri, “Mana gue tahu, mungkin dia lagi d’ kantin x, udah ach… gue pulang duluan.”ujar Diana.

Malam ini Diana kena ceramah sama papa,”Diana…ada kejadian apa hari ini?”Tanya Papa, “Gak ada Pa, emang kenapa?” Tanya Diana, “Jangan bohong, kamu nyerempet motor guru kamu kan?”Tanya Papa, “Papa tau dari mana?” Tanya Diana, “Lagi pula masa orang yang jalan kaki nyerempet orang yang naik motor? Siapa yang ngadu sich pa? biar Diana hadapin tuch orang.”Ujar Diana sewot.”Kamu berani?tantang Papa, “Berani, mana orangnya?”jawab Diana, “Tuch di depan “ujar mama.Betapa terkejutnya Diana sebab Pak Raihan sudah ada di rumahnya.”Kata Pak Raihan, nilai matematika mu tidak bagus, beliau dapat data dari guru sebelumnya. Belum lagi kamu pernah kepergok Pak Raihan lagi ngerjain PR di kelas, benar?”Tanya Papa.”Itu…..itu….gak bener Pa..”Ujar Diana.”Jangan bohong kamu, saya punya buktinya.”Ujar Pak Raihan, dia menyodorkan video rekaman yang ada di hp nya. “Sialll….”batin Diana.”Ini apa Diana? Mulai sekarang kamu Papa minta untuk les privat sama Pak Raihan seminggu 3x masing-masing 2 jam.”Ujar Papa.
Hari- hari Diana kini menjadi suram, pulang sekolah dia tidak bisa lagi bermain sama teman- temannya, setelah pulang sekolah Diana harus les privat Matematika selama 2 jam.belum lagi PR buat Diana double, PR pak Raihan di sekolah dan PR pak Raihan saat les privat, rasanya otak Diana mau pecah.”Bisa gila gue kalo begini. “gerutu Diana, pak Raihan yang sedang mencatat rumus untuk Diana menoleh, “Kalo ngeluh terus saya tambah soalnya 50 lagi, mau?”ujar Pak Raihan.

Waktu terus berjalan, sudah sebulan ini Diana les sama Pak Raihan, Hari ini hari sabtu, Diana sedang malas-malasan ditemat tidur, tiba- tiba,”Diana…”panggil Mama, “Mama… ngagetin aja.”Ujar Diana, “Ada apa Ma?”Tanya Diana,”Kok belum siap- siap sich?” Tanya Mama, “Siap- siap apaan? Kita mau jalan ya ma?” Tanya Diana, “Huss.. Jalan- jalan apaan? Kemaren pak Raihan kan libur ngelesin kamu, tuch dia datang cepat siapin bukunya.”Ujar Mama. “Apa? Wekkend gini masih les ma?” Tanya Diana, “Pak Raihan ingin mengganti jadwalnya, kan kemaren dia ada urusan keluarga.”ujar Mama.”Diana gak mau.”Ujar Diana, “Diana…. Gak boleh gitu ach.. kan kasihan Pak Raihan udah jauh- jauh datang kesini, mana hujan lagi.ayo dong nak..”ujar Mama dengan malas- malasan Diana duduk di ruang tamu,dia masih menunduk.”Diana…sorry aku ganggu wekkend kamu, kemarin aku ada urusan keluarga jadi aku ganti tugasku sekarang, walaupun diluar jam sekolah aku harus professional kan?” Ujar Pak Raihan, Diana yang tadinya menunduk, kini menghadapkan wajahnya ke pak Raihan, “Kamu siapa? Pak Raihan mana?” Tanya Diana, Pak Raihan tertawa, “Yang didepan kamu ini pak Raihan Diana….”ujar Pak Raihan, Diana bengong melihat sosok didepannya, “ Ini Pak Raihan? Yang bener aja, dia kan guru paling kolot, koq…” batin Diana, “Udah jangan bengong, ayo belajar.” Ujar Pak Raihan.

Entah kenapa sejak saaat itu, setiap mengajar les, Pak Raihan selalu mengubah penampilannya, menurutnya agar dia jangan terkesan killer. Di kelas, Diana yang datang kepagian melamun di mejanya sambil tersenyum sendiri, “Diana… Diana…” panggil Putri, tapi Diana tak merespon panggilan Putri, “Dianaaaa……”teriak Dina di telinga Diana, “Apa sich?lo pikir gue budek?” Tanya Diana, “Abiss… lo di panggil gak dengar, malah ngelamun dan senyum- senyum sendiri, kayak orang gila nich..”ujar Dina, “Kayaknya gue jatuh cinta nich..”ujar Diana, “Apaaa? Jatuh cinta? Sama siapa? Bukannya lo udah ada Fariz?”Tanya Putri, “Jatuh cinta ma siapa non?” Tanya Putri. “Sama… mau tau aja sich lo..”Ujar Diana, “Lo gak nganggap kita sahabat lo? Masa’ pake rahasia- rahasiaan segala?” Tanya Dina, “Betul tuch Din… cerita dong…”tambah Putri, “Oke.. Oke… denger ya sahabatku, gue jatuh cinta sama ….Pak Raihan.” Ujar Diana, “Apaaaaa?…gak salah lo? Bukannya dia musuh bebuyutan lo? Bukannya lo benci ma dia? Gimana ceritanya?”Tanya Putri.”Gue gak ngerti, mungkin karena seringnya kami ketemu, di sekolah, di rumah gue, awalnya sich gue sebel ma dia, tapi lama- lama… koq kayaknya dia asyik juga, gue jadi cepat ngapalin rumus- rumus, dia juga enak di ajak ngobrol, curhat, pokonya… so sweet dech..”ujar Diana, “Terus nasib si Fariz gimana?”Tanya Putri, “Ya… gue putusin, gampang kan?”ujar Diana, “Setelah perjuangan cinta lo yang gak mudah, lo mau putusin Fariz? Gila lo..”ujar Dina, “Selama janur kuning belum melengkung, dan tenda biru pun belum terpasang kenapa gak gue coba?”ujar Diana, kedua sahabatnya hanya geleng- geleng kepala, “Terserah lo dech.. gue gak ikut campur, terus kapan lo mau putusin Fariz?” Tanya Putri, “Malam minggu ini gue bakal dinner ma Fariz, pulang Dinner baru gue ngomong ma dia.”ujar Diana.
Malam Minggu yang ditunggu Diana datang juga, berhubung keduanya masih backstreet, jadi Diana minta izin ke rumah Dina, untung Mama dan Papa Diana percaya, “Jangan pulang lebih dari jam 10 malam.” Ujar Papa, “Beres Pa.. Diana akan pulang tepat waktu.”Ujar Diana.Diana sedang menunggu taksi di depan rumahnya, tiba- tiba, “Diana…mau kemana? Mau malam mingguan ya? “Ujar suara yang dikenalnya, Diana menoleh “Pak Raihan?”ujar Diana terkejut.”Koq Pak Raihan, kan saya sudah bilang kalo di luar sekolah dan jam les kamu bisa panggil Raihan aja, mau kemana?”Tanya Pak Raihan, “Anu… mau… mau…”ujar Diana terbata- bata,”Mau kemana? Koq ngomongnya seperti itu? Apa mau les untuk bicara juga?” ujar pak Raihan sambil tersenyum, “Manis bangettt…”ujar Diana, “Apanya yang manis?”Tanya pak Raihan,”Ehmm.. enggak, saya mau ketemu Fariz, kamu mau ketemu papa ya?”Tanya Diana,”iya, mau ngelaporin kamu.” Ujar Pak Raihan, “Maksudnya?”Tanya Diana, “Koq Tanya maksudnya sich? Aku mau laporin tingkah kamu waktu di kelas, waktu kamu lupa ngerjain PR, ingat gak?” Tanya Pak Raihan, “Please… jangan dong…”ujar Diana memelas, “Oke aku punya 2 syarat, kalo syarat ini kamu penuhi, aku janji gak bakal ngadu ke papa kamu.”Ujar pak Raihan, “Ehmmmm… Ok, apa syaratnya?”tanya Diana, “Yang pertama, aku harus nganterin kamu ketemu Fariz, kedua kamu ikut aku ke suatu tempat.”Ujar Pak Raihan, “Ke suatau tempat? Kemana?”Tanya Diana, “Ikut, aja, aku gak bakal ngapa-ngapain kamu.”Ujar Pak Raihan, “OK, deal..”Ujar Diana sambil menjabat tangan Pak Raihan.

Diana pun sampai di tempat dia janjian sama Fariz, tiba- tiba, “Hai Ran… udah lama?” Tanya Fariz, “Baru 10 menit, aku mau bicara ama kamu, aku mau jujur ama kamu.,”Ujar Diana, “Apa? Ngomong aja.” tanya Fariz, “Aku mau kita putus.”ujar Diana, “Apa? Apa aku gak salah dengar? Diana hubungan kita gak mudah, masa mau putus?”Tanya Fariz,”Aku… aku…”Ujar Diana terbata- bata, “Aku, apa? Kasih alasan yang jelas dong? Masa’ gak ada angin gak ada hujan kamu minta putus?”Tanya Fariz, “Apa karena cowok itu?”Tanya Fariz, “Siapa?”Tanya Diana, “Dia.. guru yang selama ini kamu benci, pak Raihan?apa kamu jatuh cinta sama dia?”ujar Raihan marah, “Dasar cowok brengsek….”Ujar Fariz, “Fariz……….”teriak Diana, tapi terlambat, Diana melihat Pak Raihan jatuh tersungkur.
Wajah Pak Raihan berlumur darah, “Ini cowok yang kamu puji- puji itu? Taunya Cuma pakai kekerasan,.”Ujar Pak Raihan sambil bangkit dan menghapus darah di bibirnya, terlambat Fariz kembali menghajar Pak Raihan, “Fariz…. Sudah… jangan pukul pak Raihan lagi..”teriak Diana, “Diana… aku kecewa sama kamu, baik kalo ini yang kamu mau, kita putus.”teriak Raihan sambil berlalu meninggalkan Pak Raihan dan Diana.
Pak Raihan dan Diana sudah ada di teras rumah Diana, “Maaf pak… karena saya bapak jadi begini.”Ujar Diana sambil mengobati luka Pak Raihan, “Gak apa- apa. Kamu sudah mengambil keputusan yang tepat.”Ujar Pak Raihan, “Maksud bapak?”Tanya Diana, “Lihat ini.”Ujar Pak Raihan sambil menunjukkan beberapa lembar foto, disitu terdapat foto Fariz bersama seorang perempuan, “Bapak, dapat foto ini dari mana?”Tanya Diana, “Kamu tidak perlu tahu saya dapat foto itu dari mana, saya mendapat banyak informasi dari guru- guru di sekolah tentang Fariz, dan ini adalah salah satu buktinya.”Ujar Pak Raihan.

Sejak saat itu hubungan Diana dan Pak Raihan semakin dekat, bahkan sudah muncul gossip tentang mereka jadian, Diana menemui Pak Raihan di ruang guru, “Pak… bapak sudah dengar gossip tentang kita?”Tanya Diana, “Sudah, memang kenapa?”Tanya Pak Raihan,”Tolong Bapak konfirmasi sama siswa yang lain bahwa itu tidak benar. “ujar Diana, “Kalau iya emang kenapa? Emang salah?”TanyaPak Raihan, ”Maksud bapak?”Tanya Diana, Pak Raihan hanya tersenyum.

Malam ini, Pak Raihan datang ke rumah Diana, “Pak, ngapain kesini? Kan gak ada les tambahan hari ini.”Ujar Diana, “Aku mau ketemu sama papa mu.”Ujar Raihan, Diana bingung lalu pergi ke dapur mengambil minuman, “Saya sich terserah Diana saja, sebenarnya saya sayang… sekali sama Diana, makanya saya banyak memberikan dia peraturan- peraturan, terlebih saya melihat setelah di didik sama nak Raihan nilai dan sikap Diana menjadi semakin baik.”Ujar Papa.”Apa itu tanda kalau Bapak setuju, kalau saya dekat dengan Diana?”Tanya Raihan, “Selama hubungan kalian tidak menjadi beban dalam pelajaran dan pergaulan Diana, juga selama nak Raihan bisa menjaga Diana, Bapak setuju- setuju saja. Bagaimana denga Diana apa dia tau persaaan kamu?”Tanya Papa Diana, Raihan menggeleng, tiba- tiba, “Lagi ngobrolin apa sich? Koq seru banget?”Tanya Diana, “Om permisi dulu ya.. kalian lanjutkan ngobrol- ngobrolnya.”Ujar Papa sambil membelai rambut putrinya itu, “Aneh… tumben Papa membelai rambutku.”Ujar Diana, “Koq aneh, biasa kali kalau seorang ayah membelai kepala putrinya.”ujar Raihan, “Kita keluar yuk, di dalam gerah.”ujar Raihan, “Lo, terus minumnya?”Tanya Diana,”Udah… Ayo..”Ujar Raihan sambil menggenggam tanga Diana, Diana melihat genggaman tangan Raihan di tangannya dan tersenyum, “Koq senyum?kamu hobinya senyum- senyum sendiri kayak orang gila ya?”Tanya Raihan, “Enak aja.”Ujar Diana, “Jadi kenapa senyum- senyum sendiri? “ Tanya Raihan, “Mau tau… aja.”Ujar Diana, “Karena aku ya?”Tanya Raihan, Diana tersenyum.

Diana dan Raihan terus berjalan hingga ke sebuah taman, “Aku mau bicara penting.”Ujar Raihan, “Soal apa?”Tanya Diana, “Soal kita.”Ujar Raihan, “Kita? Ada apa dengan kita?
Tanya Diana,Raihan tidak menjawab, “Pak….”Panggil Diana, “Maaf… seharusnya perasaan ini tidak boleh ada, apa lagi aku adalah seorang guru, bukan contoh yang baik tapi…. aku gak bisa membohongi perasaan ku.”Ujar Raihan, “Maksudnya?”Tanya Diana, “Beberapa hari ini aku curhat ke papa kamu tentang perasaanku sama kamu, aku pikir papa kamu akan menentang perasaanku, tapi aku gak nyangka beliau mendukung perasaanku.”Ujar Raihan, “Perasaan apa? Sama siapa?”Tanya Diana, “Perasaan cinta.”Ujar Raihan, “Sama siapa?”ulang Diana, “Sama kamu.”Ujar Raihan. Diana tersenyum, “Koq senyum lagi sich?emang ada yang lucu?”Tanya Raihan, “Enggak koq.. perasaan itu wajar apalagi…..”Ujar Diana menggantung , “Apa lagi apa?”Tanya Raihan, Cup. Diana mencium pipi Raihan, “Itu jawabanya.”Ujar Diana sambil berlari.Raihan berdiri mematung melihat Diana berlari.
Besoknya di kelas, “Aku udah jadian sama Pak Raihan.”Ujar Diana pada Dina dan Putri sahabatnya, “Apa?yang bener lo?”Tanya Putri, Diana mengangguk, “Jadi alasan lo mutusin Fariz karena Pak Raihan?”Tanya Dina sambil meniup- niupkan permen karet,”Yup.. tepat sekali.”Ujar Diana, “Koq bisa?”Tanya Putri, “Itulah cinta, alasan lengkapnya cuma hati gue dan Pak Raihan yang tau.”Ujar Diana.”Apa Fariz tau tentang ini?”Tanya Putri, “Gue, gak pernah bilang apa- apa ke Fariz, tapi kayaknya dia tau. “Ujar Diana, “Dia tau? Maksudnya?”Tanya Putri, “Maaf, gue gak bisa ngejelasin, itu benar- benar privacy gue, tolong di mengerti ya.”Ujar Diana, “Ok, kita terima koq, buat kita siapa pun pacar lo selama gak mengganggu persahabatan kita no problem.”Ujar Dina. “Thank’s.. kalian emang sahabat terbaik gue?”ujar Diana, “Orang tua lo tau tentang ini?”Tanya Putri, “Mereka memberikan keputusan di tangan gue, selama gue bisa professional sama hubungan ini.”Ujar Diana, “Maksudnya?”Tanya Dina, “Di sekolah Beliau adalah guru kita, saat les dia guru gue, di luar keduanya dia adalah cowok gue.”Ujar Diana.

Tak terasa sudah sebulan Diana dan Raihan Pacaran, Sore ini mereka ketemu di taman, “Aneh ya?”Ujar Diana, “Apanya yang aneh?”Tanya Raihan. “Hmmm… Pak guru bisa pacaran sama muridnya.”Ujar Diana sambil tersenyum.”Siapa aja yang udah tau tentang hubungan kita?”Tanya Raihan, “Yang pasti Mama dan Papa ku.”ujar Diana, “Terus siapa lagi?”Tanya Raihan, “Fariz.”Ujar Diana, “Terus…?”Tanya Raihan “Dina dan putri sahabat ku.”Ujar Diana. “Mereka tau? Mereka bisa jaga rahasia kan?”

Tanya Raihan, “Tenang… 3 tahun bersama aku tau siapa mereka, rahasia dijamin aman.”Ujar Diana, “Tapi sampai kapan?”Tanya Diana, “Maksudnya?”Tanya Raihan. “Sampai kapan kita merahasikan hubungan kita sama anak- anak dan guru- guru yang lain?”Tanya Diana, Raihan tampak berpikir, “Kamu benar, kita gak mungkin merahasiakan hubungan kita ini terus..”Ujar Raihan, “Gini aja, gimana setelah UN nanti, kalau kamu lulus dengan nilai yang memuaskan aku akan bilang di depan podium sekolah bahwa aku cinta kamu dan aku adalah pacar kamu.aku rela kalau aku harus dikeluarkan dari sekolah gara- gara kejadian itu.”Ujar Raihan.”Kamu serius? Ntar nasib kamu gimana?”Tanya Diana. “Tenang aja, kalau itu sampai terjadi aku akan kerja di kantor papaku.”Ujar Raihan.”Oh iya.. papa kamu kan seorang direktur perusahaan? Iya kan?”Tanya Diana, Raihan mengangguk, “Terus kenapa kamu malah memilih jadi guru?”Tanya Diana, “Itu cita- cita Almarhumah Mama ku.sudahlah jangan di ungkit- ungkit lagi.Yang pasti kamu harus lulus dengan nilai terbaik, kalo enggak kita putus.”Ujar Raihan.”Jahat… masa gara- gara aku gak lulus, kamu mau putusin aku?”Tanya Diana.”Iya dong… aku gak mau punya pacar oon dan gak lulus dari SMA, apa lagi cita- cita kamu dokter masa gak lulus? Malu dong.”Ujar Raihan, “Iya… aku janji akan rajin belajar demi kamu.”Ujar Diana.”Demi aku? Masa kamu belajar rajin hanya demi aku? Itu untuk kamu. Kalau kamu berhasil yang seneng kamu, yang bahagia keluarga kamu, jangan demi aku.”Ujar Raihan, “Iya… Pak guru…. Bawel.”Ujar Diana.

Hari yang di tunggu- tunggu tiba, Diana pun lulus dengan nilai terbaik, sungguh dia tidak menyangka ini terjadi, bahkan Diana diberi kesempatan untuk memberikan kata- kata sambutan sebagai siswa terbaik.”Terimakasih untuk Orang tua ku… Guru- guru yang telah membimbing ku, Sahabat- sahabat ku, dan seseorang yang special yang selalu mendorong semangat agar aku bisa mencapai semua ini, love you…”Ujar Diana.”Cuit….cuit…..teriak para siswa dan guru.

Diana sudah ada di depan gerbang sekolah, dia mencari Raihan sementara orang tua Diana sudah pulang 15 menit yang lalu, “Mana dia? Katanya mau bicara di depan podium bilang dia cinta aku, tapi sampai sekarang batang hidungnya aja gak nongol.. Hufft… aku pulang aja.”Ujar Diana, Tiba- tiba terdengar suar speaker yang sangat keras, “SAYA RAIHAN GURU MATEMATIKA DI SEKOLAH SMA ANGGREK NUSA, SAYA BERDIRI DI PODIUM INI UNTUK MENYATAKAN BAHWA SAYA CINTA PADA Diana DAN SAYA DALAH PACAR Diana, DAN SAYA SIAP MENANGGUNG KONSEKUENSI TERMASUK APABILA SAYA HARUS DIKELUARKAN DARI SEKOLAH KITA YANG TERCINTA SMA ANGGREK NUSA.Diana…. INI ADALAH JANJI KU , JANJI YANG KU UCAP DI TAMAN.TERIMAKASIH KAMU MAU MENGISI HIDUPKU,DAN TERIMAKASIH KAMU MAU MENERIMA AKU MENJADI PACARMU, I LOVE YOU…”Ujar Raihan.”Gila…dia benar- benar melakukan ini.”ujar Diana

Keesokan Harinya saat pengambilan hasil ujian kelulusan terjadi kegaduhan di sekolah termasuk di kelas Diana, “Selamat ya Diana… gak nyangka lo bisa pacaran sama guru kita sendiri.”ujar teman- teman kelas Diana. tiba- tiba, “Gawat…. Pak Raihan bakal di pecat dari sekolah gara- gara pengumuman yang beliau lakukan untuk Diana.”Ujar Riko ketua kelas, “Apa?”teriak Diana.

Raihan sudah berdiri di hadapan Diana, “Aku gak apa- apa. Gak usah nangis, Aku senang koq bisa keluar dari sekolah itu.”Ujar Raihan sambil membasuh air mata Diana, “Koq kamu malah senang di pecat dari sekolah?”Tanya Diana sambil terisak, “Ngapain lagi aku disana? Toh kamu juga gak di sekolah itu lagi kan? Apa kamu gak mau ngelanjutin kuliah?”Tanya Raihan.”Jelas aku mau lanjutin kuliah, tapi nasib kamu gimana?”Tanya Diana.”Nasib? haha…Diana… aku mau lanjutin S2 ku.. kalau aku ngajar trus di sekolah itu gimana kuliah S2 ku?aku kan mau jadi dosen.”Ujar Raihan.”Ooooh….jadi kamu udah pikirin untuk semua ini?”Tanya Diana, “Tentu.. jadi kita sama- sama kuliah kamu ambil S1, aku ambil S2 di fakultas yang sama.” Ujar Raihan.
“Kamu mau ngelanjutin kuliah di kampus aku?”Tanya Diana, “Iya dong… biar bisa dekat kamu terus.”ujar Raihan Manja.”Iya dech… aku tenang sekarang.kalau gitu kita bisa jumpa tiap hari dong?”Tanya Diana, “Siapa bilang?untuk program S2 di fakultas kamu itu adanya sore, sedangkan kamu kan kuliah pagi, jadi kita gak bisa jumpa.”Ujar Raihan, Diana cemberut.”Jangan cemberut dong? wajahmu tambah jelek.”Ujar Raihan.”Apa? jadi selama ini aku jelek?”Ujar Diana manja, “Gak.. kamu manis koq.Ntar kalo kamu gak ngerti sama mata kuliah nya aku akan ngajarin kamu.”ujar Raihan, “Oke, gratis kan?”Tanya Diana, “Enak aja.. mana ada yang gratis di dunia ini, parkir aja bayar.”Ujar Raihan.”Iya dech.. emang kamu mau dibayar berapa?”Tanya Diana, “Pake Cinta dong…. Ujar Raihan, “Genit…”ujar Diana, Dua sejoli itu pun tersenyum.

Contoh Cerpen Curhatan Pribadi (forbiden love)

“aku menyesal…aku menyesal” saya mengutuk terhadap diriku sendiri,seseorang yang ku cintai sudah bikin hidupku hancur,entah kepada siapa saya sesegera mungkin mengadu, saya malu terhadap diriku sendiri. “ya Tuhanku,maaf kan hambaMu ini yang sudah bikin kekeliruan begitu besar,menabung dosa-dosa yang amat banyak” . air mataku menetes dalam sajadah yang sepanjang ini tak saya pakai,apakah mengadu kepada Mu disaat memiliki problem saja, saya tidak tahu Tuhan??? saya mengalami kalut yang begitu hebat,aku mengalami malu terhadapdiriku sendiri,apakah saya sesegera mungkin mengatakannya kepada orang tuaku,atau bagaimana???mataku makin berkunang-kunang,kepala seakan di tempa balok kayu,begitu peningnyaakupun. tertidur dalam sajadah
tiba-tiba kamar di ketok “rani,makan nak,ayo makan malam bareng,ayah telah nungguin tuh” ibu memanggilku dari balik pintu,”iya bu,sebentar,nanti rani ke depan” ku usapkan air mata yang telah mulai kering,kurapikan sajadah serta ku lepas mukena yang masih ku pakai,lalu saya bercermin,ku lihat adanya sedikit bengkak dalam lingkaran mata ini,aku coba rapikan dengan make up ku,biar terkesan tidak habis menangis
“bagaimana kuliahmu ran?” ayahmu memulai pembicaraan disaat kita selesai makan malam,”baik yah, dua minggu lagi rani ujian semeter yah”balas. rani. “kamu kok kelihatannya kurat fit ya ran,kamu sakit?” ibu menyela,”gak kok bu,rani hanya kecapean ajah tadi” rani mencoba menyembunyikan sebuah terhadap ibunya”owgh. ya udah kamu istirahat aja” ibunya berikanpandangan terhadap rani,”iyah bu,rani ke kamar dulu ya bu,yah”
hidup laksana petir yang menyambar rani,semakin hari rani makin tersiksa,tapi buat mengungkapkan kepada keluarganya rani takut,takut di marahi,takut di usir,kalut senantiasa mendera rani……arrrrrrrggggggghhhhh,bila. saja bunuh diri tak berdosa rasanya rani ingin melakukannya

“ran,ibu mau ngomong sebuah setara kamu” jantung rani langsung berdekup kencang se kencang kereta api saat melesat,keringat dingin mulai keluar,rani mencoba mendekati ibunya “ada apakah bu?” jawab rani pelan,”perut kamu kok makin hari tambah gemuk,kenapa?”ibu mencoba mengintrogasi,”mungkin rani banyak makan bu jadi kini jadi tambah gemuk” balas rani dengan jawaban agak gugup,”kamu gak usah bohong ran,ibu tahu kamu menyembunyikan sebuah setara ibu,kamu ngomong saja setara ibu,jangan kamu pendam sendiri” dengan mengusap rambut rani dengan penuh kelembutan seorang ibu,”ran,ibu tuh mendapatkan test pack di kamar kamu,saat ibu membersihkan kamarmu”air mata ibu pun mengalir dari celah-celah mata,”kenapa kamu melaksanakan ini ran???”air mata ibu tidak terbendung lagi,rani pun ber urai air mata,dengan sesengukan rani memeluk ibunya,bersujud simpuh terhadap orang yang sudah melahirkannya,telah mendidiknya,mengendongnya saat masih bayi, “maaf kan rani bu……rani sudah berbuat kesalahan yang seharusnya tidak di laksanakan rani, rani tidak tahu sesegera mungkin kaya gimana bu, maafin rani bu…” rani terus sesenggukkan di dekapan ibunya”siapa. orang yang melaksanakannya ran?” tanya ibunya”satrio,bu”malam. itu begitu mengharu biru, begitu perasaan ibu rani tercabik-cabik hatinya menatap anak nya mengandung bayi yang tidak seharusnya berlangsung pasal belum terikatnya suatu perkawinan. terkadangjelas jelas cinta mengalahkan akal pikiran yang sehat,mengorbankan segala sebuah yang tidak seharusnya ia korbankan. cinta sepatutnya buat di sucikan bukan buat di nodai oleh nafsu yang menjalar dalam relung jiwa. cinta ialah anugrah yang sudah Tuhan beri kepada umat manusia buat menjadikan rasa damai serta bahagia, bukan menjadikan rasa kalut,sedih serta sengsara. peganglah cinta dengan erat tetapi jangan kau injak duri-duri cinta iturasakan. cinta sebagaimana mesti agama mengajarkan cinta, jangan menuruti perasaan cinta buta itu.

Itulah sebagian  secara singkat tentang pengertian serta sebagian komponen  yang penting dari cerpen yang tak boleh terlewatkan saat menulis cerpen. serta 3 Hal yang perlu pelajari sebagai langkah awal  dalam menulis cerpen untuk pemula,

3 hal penting untuk membuat cerpen bagi pemula

  • Konsisten berlatih buatlah cerita pendek 5000 kata minimal
  • Carilah ide dengan menonton tv series atau film luar
  • Tingkatkan kata anda dengan banyak memasukan kata kata yang jarang di gunakan

Leave a Comment